Olahraga Pagi Paling Bagus untuk Perbaiki Kualitas Tidur

Jakarta, Banyak orang malas olahraga pagi karena masih mengantuk dan ingin melanjutkan tidur. Padahal menurut penelitian, pagi hari adalah waktu terbaik untuk olahraga bagi yang ingin memperbaiki kualitas tidur agar tidak gampang mengantuk.

Sering mengantuk, sejak bangun tidur hingga sepanjang hari merupakan dampak dari kualitas tidur yang buruk. Meski sudah tidur lebih dari 8 jam sehari, apabila kualitasnya buruk maka akibatnya tetap membuat tubuh cepat lebih dan sering mengantuk.

Dalam jangka panjang, kualitas tidur yang buruk akan berakibat pada risiko gangguan kesehatan lain yang lebih serius. Berbagai penyakit kronis seperti diabetes, gangguan jantung, obesitas, gangguan depresi hingga kanker saat ini makin sering dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk.

Berbagai penelitian menunjukkan, olahraga cukup efektif memperbaiki kualitas tidur dan mengurangi berbagai risiko kesehatan tersebut. Dibandingkan pada waktu lainnya, olahraga pada pagi hari diyakini paling bermanfaat dalam kaitannya dengan kualitas tidur.

Penelitian yang dilakukan di Appalachian State University tersebut melibatkan sejumlah partisipan orang dewasa. Para partisipan diminta melengkapi kuesioner tentang pola tidur dan kualitasnya, lalu dibandingkan dengan hasil pemeriksaan di laboratorium tidur.

Hasil pengamatan itu kemudian dibandingkan lagi dengan hasil pengisian kuesioner tentang kebiasaan berolahraga. Salah satu yang ditanyakan dalam kuesioner tersebut adalah waktu-waktu yang paling disukai untuk melakukan olahraga rutin setiap hari.

Setelah dianalisis, para ilmuwan menyimpulkan bahwa waktu olahraga dapat mempengaruhi kualitas tidur. Partisipan yang lebih sering berolahraga sekitar pukul 7 pagi memiliki kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan yang lebih sering olahraga pukul 1 siang atau pukul 7 malam.

Olahraga di pagi hari bisa meningkatkan durasi tidur hingga 85 persen pada fase tidur ringan, serta 75 persen pada fase tidur nyenyak. Selain itu, frekuensi tidur juga meningkat 20 persen yang artinya partisipan tersebut lebih jarang mengalami gangguan tidur.

“Olahraga terbukti meningkatkan kualitas tidur dan tim kami kembali membuktikan bahwa waktu yang tepat untuk berolahraga bisa memaksimalkan manfaat tersebut,” kata Prof Scott Collier, PhD, FACSM yang melakukan penelitian tersebut, seperti dikutip dari Emaxhealth, Selasa (24/4/2012).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s